Tugas
kelompok
-
Rynaldi
Prabowo
-
Wulandari
Nur’agina
MK : Sistem Pendukung Keputusan
MK : Sistem Pendukung Keputusan
Fakultas
Teknik Informatika
Universitas
Bhayangkara Jakarta Raya
Sistem Pendukung
Keputusan
A.
Pengertian
SPK
Sistem Pendukung Keputusan
merupakan suatu sistem interaktif yang mendukung keputusan dalam proses
pengambilan keputusan melalui alternatif – alternatif yang diperoleh dari
hasil pengolahan data, informasi dan rancangan model.
Menurut
Keen dan Scoot Morton :
“
Sistem Pendukung Keputusan merupakan penggabungan sumber – sumber kecerdasan
individu dengan kemampuan komponen untuk memperbaiki kualitas keputusan.
Sistem Pendukung Keputusan juga merupakan
sistem informasi berbasis komputer untuk manajemen pengambilan keputusan yang
menangani masalah – masalah semi struktur “ .
B.
Karakteristik
SPK
5 Karakteristik SPK menurut Sprague dan
Watson
1.
Sistem
yang berbasis komputer
2.
Dipergunakan
untuk membantu para pengambil keputusan
3.
Untuk
memecahkan masalah-masalah yang rumit yang mustahil dilakukan dengan kalkulasi
manual
4.
Melalui
cara simulasi yang interktif
5.
Dimana
data dan model analisis sebagai komponen utama
C.
Manfaat SPK
-
SPK
memperluas kemampuan mengambil keputusan dalam memproses data / informasi bagi
pemakainya
-
SPK
membantu pengambil keputusan untuk memecahkan masalah terutama berbagai masalah
yang sangat kompleks dan tidak terstruktur
-
SPK
dapat menghasilkan solusi dengan lebih cepat serta hasilnya dapat diandalkan.
D.
Komponen
SPK
Data
Management.
Termasuk database,yang mangandung data relevan,untuk pelbagai situasi dan
diatur oleh software yang disebut Database Management System (DBMS)
Model
Management. Melibatkan
model financial, statistical, management science, atau pelbagai model
kuantitatif lain. Sehingga dapat memberikan ke system suatu kemampuan analitis,
dan manajement software yang ditentukan
Communication
(dialog subsystem). User
dapat berkomunikasi dan memberikan perintah ke DSS melalui subsistem ini. Dan
ini berarti menyediakan antarmuka.
Knowledge
Management. Subsistem
ini dapat mendukung subsistem lain atau bertindak sebagai komponen yang berdiri
sendiri.
E.
Keuntungan
SPK
-
Mampu
mendukung pencarian solusi dari masalah yang kompleks
-
Meningkatkan
kontrol manajemen dan kinerja
-
Keputusan
lebih tepat
-
Meningkatkan
efektifitas manajerial, menjadikan manajer bekerja lebih singkat dan dengan
sedikit usaha
-
Meningkatkan
produktivitas analisis
F.
Tipe-Tipe
Keputusan
Keputusan terprogram (struktur)
-
Dibuat
menurut kebiasaan, aturan,prosedur; tertulis maupun tidak
-
Bersifat
rutin, berulang-ulang
Keputusan tak terprogram (tidak
terstruktur)
-
Mengenai
masalah khusus, khas, tidak biasa
-
Kebijakan
yang ada belum menjawab
Mis.
Pengalokasian sumber daya
G. Jenis Keputusan
Keputusan – keputusan yang dibuat pada dasarnya dikelompokkan
dalam 2 jenis,
antara lain ( Herbert A. Simon ) :
1. Keputusan Terprogram
Keputusan ini bersifat berulang dan rutin, sedemikian hingga suatu
prosedur pasti telah
dibuat menanganinya sehingga keputusan tersebut tidak perlu
diperlakukan de novo
(sebagai sesuatu yang baru) tiap kali terjadi.
Teknik keputusan terprogram
terbagi atas 2 cara, yaitu:
a. Tradisional
-
Kebiasaan
-
Mengikuti
prosedur baku
-
Saluran
informasi disusun dengan baik
b.
Modern
-Menggunakan teknik “operation research”:
÷Formula
matematika
÷Simulasi
komputer
-
Berdasarkan pengolahan data berbantu komputer
2. Keputusan Tak Terprogram
Keputusan ini bersifat baru,
tidak terstruktur dan jarang konsekuen. Tidak ada metode
yang pasti untuk menangani masalah ini karena belum ada sebelumnya
atau karena sifat
dan struktur persisnya tak terlihat atau rumit atau karena begitu
pentingnya sehingga memerlukan perlakuan yang sangat khusus.
Teknik keputusan tak terprogram
terbagi atas 2 cara, yaitu :
Tradisional
-
Kebijakan
intuisi berdasarkan kreativitas
-
Coba-coba
-
Seleksi dan latihan para pelaksana
Modern
-
Teknik
pemecahan masalah yang diterapkan pada :
÷Latihan
pembuatan keputusan
÷Penyusunan
program komputer empiris
H.
Proses
Pembuatan Keputusan
Pemahaman dan perumusan masalah
Identifikasi gejala yang muncul
Cari penyebabnya/masalah utama
Cari bagian-bagian yang perlu
dipecahkan
Pergunakan analisis sebab-akibat
Pengumpulan dan analisis data
yang relevan
Menentukan data yang relevan
Mengumpulkan data
Mencari
pola dari data yang terkumpul
Pengembangan
alternatif-alternatif
Berdasarkan
data, disusun beberapa alternatif
Untuk setiap alternatif susun pro
& kontra, konsekuensi, resiko
Semua alternatif harus feasible
Evaluasi Alternatif-alternatif
Nilai efektivitas dari setiap
alternatif, tolok ukur
÷Realistik bila dihubungkan
dengan tujuan & sumber daya organisasi
÷Seberapa jauh memecahkan masalah
Pemilihan alternatif terbaik
Berdasarkan alternatif,
alternatif terbaik dipilih atau pilih kompromi dari beberapa alternatif
Implementasi keputusan
Susun
rencana untuk menerapkan keputusan
Disiapkan mekanisme laporan
periodik
Bila perlu bangun sistem
peringatan dini
Evaluasi hasil keputusan
Daftar Pustaka
Decision Support Systems and Intelligent Systems
Efraim Turban & Jay E. Aronson
6th edition
Prentice Hall, Upper Saddle River,
NJ, 2001
Komputerisasi Pengambilan Keputusan
Dadan Umar Daihani
1th edition
Elex Media Komputindo, Jakarta, 2001
Turban,
Efraim, Decision Support and Expert
Systems:
Management Support Systems, Fourth Edition,
Prentice
Hall, Inc., United States of America; 1995